Sabtu, 14 Mei 2011

CATATAN

BAB. III Catatan

A. Senantiasa Mengingat Allah SWT
"Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: "Tentu", lalu beliau bersabda: (( Zikir kepada Allah Ta`ala ))" HR. At Turmidzi, No. 3347.
لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Apa yang saya tulis adalah sesuai Hadist dan Al-Quran
Kebenaran ISLAM bukan seperti apa yang kita pahami......... tapi kebenaran ISLAM itu seperti apa yang diajarkan oleh Allah dan RasulNya..
 

B. Sami’na Wato’na
1) Membaca
Tulis baca adalah Kunci Ilmu Pengetahuan


[96:1-5] Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[* ], Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.


[2:121] Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya[* ], mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.

2) Memahami

[12:1-2] Alif, laam, raa[* ]. Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al Qur'an) yang nyata (dari Allah). Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

[12:111] Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

3) Mengikuti

[6:153] dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain)[* ], karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.

Dan Al-Quraan itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat. (Al-an’aam: 155)

[73:20] Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur'an. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur'an dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
C. Orang yang mengingkari kebenaran
1) Orang Munafik
Dalam sebuah Hadits dari Abu Hurairah ra. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tanda orang munafik itu ada tiga; bila bicara ia berdusta, bila berjanji ia ingkar, dan bila dipercaya ia berkhianat,” (HR. Bukhari dalam pembahasan tentang iman, no.33; dan Muslim dalam pembahasan tentang iman, no.59)
Dari riwayat Abdullah bin Amr bin Al-‘Ash ra, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Ada empat perkara yang bilakeempatnya ada pada diri seseorang, maka ia termasuk munafik sejati; dan bila salah satunya, berarti di dalam dirinya ada sifat kemunafikan, Yaitu: bila dipercaya ia berkhianat, bila bicara ia berdusta, bila berjanji ia ingkar, dan bila berdebat ia berbuat jahat.” (HR. Bukhari, no.34; dan Muslim, no.58)

2) Orang Fasik

Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu dari langit, karena mereka berbuat fasik. (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 59)

Barang siapa yang berpaling sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik[* ]. (ALI 'IMRAN (KELUARGA 'IMRAN) ayat 82)

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik. (SURAT AL AN'AAM (Binatang ternak) ayat 49)

[10:33] Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang fasik, karena sesungguhnya mereka tidak beriman. (YUNUS ayat 33)

Orang Kapir

[2:39] Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 39)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar