Sabtu, 14 Mei 2011

TAUHID

TAUHID


Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu* ) dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku. (21. AL ANBIYAA' ayat 92)

Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu* ), dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku. (23. AL MU'MINUUN ayat 52)

Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)? (35. FAATHIR (PENCIPTA) ayat 3)

Dan (lbrahim a.s.) menjadikan kalimat tauhid itu kalimat yang kekal pada keturunannya supaya mereka kembali kepada kalimat tauhid itu* ).43. AZ ZUKHRUF ayat 28)

Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memberi syafa'at; akan tetapi (orang yang dapat memberi syafa'at ialah) orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini(nya)* ). (43. AZ ZUKHRUF ayat 86)
Benar-benar merupakan wujud nyata dari transformasi kalimat tauhid “Laa ilaaha illa-llah”; tidak ada sesembahan kecuali Allah.
Yang mana secara teologis hal itu mengandung penegasan, bahwa di dunia ini tidak ada sesembahan yang benar, melainkan kemutlakkan sesembahan itu hanya Allah Jalla Jalaluh. Inilah yang kemudian oleh Alfaqir nyatakan sebagai sikap mental dan perilaku, “menomor satukan Allah”.
Maksudnya, Allah-lah yang nomor satu.
Sebagai rujukkan dalam kitab suci Al-Quran; 1:5

[1:5] Hanya Engkaulah yang kami sembah* ), dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan* ).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar